Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan prestasi generasi muda, Politeknik Kesehatan Kartini Bali dengan bangga menyambut suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Kartini Cup Petanque ke-IV. Ajang kompetisi olahraga bergengsi ini telah tuntas digelar di Lapangan Petanque Lumintang, Denpasar, pada 29–30 April 2026 lalu.
Tahun ini, antusiasme peserta sangat luar biasa. Sebanyak 183 atlet petanque dari berbagai penjuru Bali berpartisipasi, dengan dominasi peserta dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data kepesertaan, Kota Denpasar mencatatkan kontribusi delegasi terbesar dengan 73 atlet, disusul oleh Kabupaten Badung (44 atlet), Tabanan (22 atlet), Bangli (18 atlet), Karangasem (16 atlet), Gianyar (8 atlet), dan Klungkung (2 atlet).
Ketua Umum Pengkot Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Denpasar, Bapak Agus Wirajaya, menegaskan bahwa kejuaraan rutin ini bukan sekadar perebutan medali. “Tujuan dari kejuaraan ini untuk mencari bibit-bibit atlet terbaik dan sebagai alat ukur kemajuan teknik atlet. Hasil pertandingan menjadi bahan evaluasi strategis dalam mempersiapkan atlet menuju level kompetisi yang lebih tinggi, seperti Porjar dan Porprov,” jelasnya.
Visi tersebut sangat sejalan dengan nilai-nilai yang diusung oleh Politeknik Kesehatan Kartini Bali. Kami meyakini bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya terbatas pada keunggulan akademik di ruang kuliah, tetapi juga ketangguhan mental dan fisik di lapangan.
Lebih dari sekadar ajang unjuk kebolehan, Kartini Cup membuka peluang emas bagi para atlet yang berprestasi—khususnya di jenjang SMA/Sederajat—untuk meraih beasiswa pendidikan. Sinergi antara prestasi olahraga dan pendidikan ini menjadi wujud nyata kontribusi kampus dalam memfasilitasi talenta-talenta muda agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi berkualitas di Politeknik Kesehatan Kartini Bali.
Dukungan terhadap pembinaan atlet mandiri ini juga diamini oleh Ketua Umum KONI Denpasar, Bapak Putu Yudiatmika. “Kami ingin pembinaan melahirkan atlet dari hasil kerja sendiri yang bisa bersaing secara kompetitif hingga ke kejuaraan nasional, sekaligus memberikan kesempatan bertanding untuk menjadi juara,” ungkapnya.
Sivitas akademika Politeknik Kesehatan Kartini Bali mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang telah bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Melalui ajang Kartini Cup, kami berharap akan lahir lebih banyak lagi talenta-talenta unggul, sehat, dan berdaya saing yang siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional, sekaligus menjadi calon-calon tenaga profesional yang tangguh di masa depan.

